HOME
PROFILE
EVENT
ARTICLE
PARTNERS
GALLERY
CARRIER
EMAIL

Informasi PPDB


DAFTAR UNIT :



IP Address : 54.196.127.107
Pengunjung : 322.272






Komentar Terbaru :




Newsflash :
SELAMAT DATANG PARA PESERTA OLIMPIADE SAINS TARAKANITA NASIONAL YG DISELENGGARAKAN DI SMA TARAKANITA 1 PULO RAYA, JAKARTA 8 - 10 NOVEMBER 2017             |             PROFICIAT KPD WILLIAM SETIAJI (SISWA SMP ST.CAROLUS SURABAYA) YG BERHASIL MEMPERTAHANKAN GELAR JUARA 1 OLIMPIADE FISIKA TINGKAT NASIONAL YG DISELENGGARAKAN OLEH UNIVERSITAS NEGERI MALANG             |             PROFICIAT KPD KEVIN NARENDRA DHIRESWARA (SISWA SMP STELLA DUCE 2) YG MEMPEROLEH JUARA 1 FLSSN CABANG GITAR SOLO TINGKAT NASIONAL             |             PUTRA-PUTRI PESERTA DIDIK JENJANG SMP : SELAMAT MENEMPUH UNBK 2017, SEMOGA SUKSES             |             PUTRA-PUTRI PESERTA DIDIK JENJANG SMA : SELAMAT MENEMPUH UNBK 2017, SEMOGA SUKSES             |             PROFICIAT KEPADA VENERINI RANUM CLASSY DEWI (SMA STELLA DUCE 2) & LIDWINA AYKE WINAHYU (SMA STELLA DUCE 1) YG MENDAPAT KESEMPATAN MENEMPUH PENDIDIKAN SELAMA 1 TAHUN DI HYOGO KEN HARIMA, JEPANG             |             PROFICIAT UTK KORPS PUTRI TARAKANITA YG MENJADI JUARA FAVORIT DAN JUARA III FRONT ENSEMBLE DLM GRAND PRIX MARCHING BAND (GPMB) 2016             |             SMA TARAKANITA GADING SERPONG TGR MERAIH JUARA 1 OLIMPIADE SOSIOLOGI TINGKAT NASIONAL YG DISELENGGARAKAN OLEH UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA             |             PROFICIAT UTK REYNARD ARDIAN SIMANJUNTAK (SMP STELLA DUCE 1,YK) YG MERAIH JUARA 1 TINGKAT NASIONAL DLM LOMBA INDONESIA ROBOTIK OLIMPIADE DI SURABAYA             |             PROFICIAT UTK SMP ST.CAROLUS SBY ATAS PRESTASI WILLIAM SETIADJI YG MERAIH 'JUARA II' & RAYMOND VALENTINO YG MERAIH 'JUARA I DAN BEST EXPERIMENT' DLM INDONESIA SCIENCE AND MATHEMATICS OLYMPIAD CHALLENGE 2016 TINGKAT NASIONAL

Berita Kegiatan :



Ciptakan Sarung Tangan Penerjemah Isyarat

Selasa; 24 October 2017 [Admin-kanwil jogja, TARAKANITA YOGYAKARTA] - Berita Umum

Berawal dari pengalaman pribadi mereka melihat adanya miskomunikasi antara seorang tunawicara dengan petugas di halte Transjogja, membuat hati mereka tergugah dan menciptakan sebuah alat sarung tangan untuk menerjemahkan bahasa isyarat bagi penyandang tunawicara.

Sebuah alat yang mereka presentasikan dalam Lomba Penelitian Siswa Nasional SMP 2017 dengan judul penelitian “Sarung tangan Penerjemah Bahasa Isyarat Tunawicara Berbasis Arduino”. Tim yang terdiri dari Reynard Ardian Simanjuntak, Christopher Marcellino, dan Gerardus Fandy Gunawarman Putra mewakili Provinsi D.I.Yogyakarta dan mengikuti bidang lomba ilmu pengetahuan teknik dan rekayasa.

“Awalnya karena pengalaman pribadi kami, melihat seorang tunawicara kebingungan di halte transjogja. Petugas halte pun juga tidak bisa memahami dengan baik apa yang disampaikan oleh seorang tunawicara  tersebut ketika menanyakan sesuatu. Di situlah hati kami tergugah dan mulai menciptakan alat ini,” ujar Reynald, siswa dari SMP Stella Duce 1 Yogyakarta.

Diperlukan riset yang cukup lama untuk menjdikan sarung tangan ini berfungsi dengan baik. Mereka mencoba dan terus mencoba dalam kurun waktu enam bulan  terhitung sejak Maret 2017.

“Kami melakukan riset dan pendalaman dalam perakitan dalam kurun waktu enam bulan di awal bulan Maret 2017. Memang masih perlu penyempurnaan lagi dengan menambahkan fitur-fitur bahasa isyarat berupa idiom. karena yang berlaku masih dalam bentuk alphabet dan ofisial bahasa isyaratnya menggunakan bahasa isyarat Amerika,’ sahut Christoper yang ditemui di sela-sela pameran kreativitas dan inovasi LPSN SMP 2017.

Dengan menampilkan penelitian mereka di LPSN SMP ini, mereka semakin bersemangat untuk menjadikan sarung tangan ini lebih sempurna lagi ditambah dengan respon positif yang juri berikan ketika mereka memaparkan sarung tangan ini menambah motivasi mereka untuk terus menumbuhkan rasa kreativitas dan inovasi dalam ilmu pengetahuan.

“Dengan respon juri yang mendukung kami, kami cukup senang terlebih lagi juri sangat bangga kepada kami karena masih dalam tingkat SMP sudah bisa merakit alat ini. Walaupun di saat presentasi para juri sempat bertanya untuk memastikan latar belakang kami menguasai atau tidak, memastikan kalau alat ini buatan kami sendiri bukan dibuatkan,”tutup Fandy yang bercita-cita menjadi seorang dokter dan peneliti ini.

Besar harapan mereka bahwa sarung tangan yang mereka rakiut mampu berguna untuk para penyandang tunawicara dan dapat diproduksi masal dan dipasarkan ke seluruh Indonesia

http://epaper.krjogja.com/?edisi=2017-10-23&fid=47033







Komentar - komentar untuk berita ini :
Belum ada komentar pada berita ini..


Silahkan isi komentar pada form di bawah ini.
Nama :
Alamat Email :
Komentar :

Tuliskan Kode berikut :



Berita Lainnya :